Memahami hal-hal terkait dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bidang Konstruksi kita perlu juga WAJIB mengetahui dan memahami regulasi apa saja yang terkait :

  1. Undang-Undang No.02 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi mengggantikan Undang-Undang No.18 Tahun 1999. Pada Pasal 59 Undang-Undang ini mengatur terkait dengan standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Keberlanjutan Salahsatu isinya “Dalam setiap penyelenggaraan Jasa Konstruksi, pengguna Jasa dan Penyedia Jasa wajib memenuhi Standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Keberlanjutan”
  2. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum  Nomor : 05 /PRT/M/2014) tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan (SM3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum. Pada Pasal 5 & 6 “Jika Pekerjaan Konstruksi mengandung Potensi bahaya tinggi yaitu Pekerjaan bersifat berbahaya dan/atau mempekerjakan tenaga kerja paling sedikit 100 orang dan/atau nilai kontrak diatas Rp. 100.000.000.000,- (seratus milyar rupiah) WAJIB melibatkan Ahli K3 Konstruksi.”
  3. Kepdirjend No.20/DJPPK/2004 tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bidang Konstruksi Bangunan.
  4. SKKNI No.350 Tahun 2104 (Standar Kompetensi Kerja Nasional) tentang Kompetensi Ahli Bidang K3 Konstruksi. Pada SKKNI ini Kompetensi Personil dibidang Ahli K3 Konstruksi terbagi menjadi 3 yaitu : Ahli Muda K3 Konstruksi, Ahli Madya K3 Konstruksi, Ahli Utama K3 Konstruksi,
  5. SKKNI No.307 Tahun 2013 (Standar Kompetensi Kerja Nasional) tentang Kompetensi Petugas K3 Konstruksi.

Yang dimaksud dengan AHLI K3 KONSTRUKSI adalah Ahli K3 yang mempunyai kompetensi khusus di bidang K3 Konstruksi dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pelaksanaan penerapan Sistem Manajemen K3 Konstruksi yang mencakup bidang keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan yang validitasnya dibuktikan dengan sertifikat dari instansi yang berwenang.

Yang dimaksud dengan PETUGAS K3 KONSTRUKSI adalah petugas didalam organisasi pemimpin proyek dan/atau organisasi kontraktor/konsultan pengawas yang telah mengikuti pelatihan/sosialisasi k3 konstruksi dan berpengalaman sedikitnya 2 (dua) tahun.

A. Latar Belakang

Sertifikat AHLI K3 KONSTRUKSI saat ini yang beredar dan digunakan untuk Proses TENDER adalah keluaran dari LPJK (Lembaga Penyedia Jasa Konstruksi Nasional) berupa Sertifikat Keahlian yang dikenal dengan Istilah SKA. SKA K3 Konstruksi terbagi menjadi Ahli Muda K3 Konstruksi, Ahli Madya K3 Konstruksi dan Ahli Utama K3 Konstruksi.

Namun, Sejak Keluarnya UU No.02 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang menggantikan Undang-Undang No.18 Tahun 1999 dan PermenPu No.05 Tahun 2014 tentang Pedoman SMK3 Konstruksi, SKA Keluaran LPJK akan berakhir pada 31 Desember 2018. Sebagai ganti dari Sertifikat Keahlian tersebut yaitu SERTIFIKAT KOMPETENSI keluaran dari LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) yang telah terakreditasi Resmi dari BNSP (Badan Nasionall Sertifikasi Profesi).

LSP yang dapat mengeluarkan Sertifikat Kompetensi ini juga selain terakreditasi dari BNSP juga harus terverifikasi dari PNK3 (Pengawasan Norma K3) Kementrian Ketenagakerjaan RI Bidang K3 Konstruksi. LSP tersebut saat ini hanya LSP K3 Konstruksi. LSP K3 Konstruksi dalam hal pelaksanaannya juga menunjuk TUK (Tempat Uji Kompetensi) yaitu TUK Midiatama Academy agar dapat melaksanakan Uji Kompetensi secara Mandiri (yang dikenal dengan Istilah TUK Mandiri).

Bagi Penyedia Jasa yang akan mengikuti TENDER harus segera mengubah dan mensertifikasi ulang Tenaga Ahlinya melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi selama 3 hari dan 1 hari untuk Asesmen (Total 4 hari) dan bagi Pemilik Sertifikat Ahli K3 Konstruksi keluaran dari Kemnaker RI dapat langsung Uji Kompetensi (1 hari) di TUK Sriwijaya

Untuk itu kami mengundang Para Alumni pelatihan kami ataupun Alumni dari PJK3 lain yang telah memiliki Sertifikat Ahli Muda Konstruksi keluaran Kemnaker RI dapat langsung ikut Uji Kompetensi tanpa training lagi.

B. OUTLINE UJI KOMPENTENSI (Skema Sertifikasi Ahli Muda K3 Konstruksi BNSP) Detailnya : Download

C. Peryaratan Calon Peserta Uji Kompetensi Ahli Muda K3 Konstruksi

  1. Pendidikan Min D3 (Semua Jurusan) yang telah memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi Kemnaker RI.
  2. Lulusan S1 / D4 Teknik /D4/ S1 Program Studi K3, atau
  3. Tenaga Kerja pada jabatan Ahli Muda K3 Konstruksi (Construction Safety Technision), yang berpengalaman kerja minimum selama 1 tahun secara berkelanjutan, dengan pendidikan minimal D3 Teknik.
  4. JIka belum memiliki Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi dan Ingin iku Asesmen WAJIB mengikuti Training terlebih dahulu selama 5 hari di Pembinaan Ahli Muda K3 Konstruksi Kemnaker RI.

D. Persyaratan Administrasi mengikuti Ujian Kompetensi Ahli Muda K3 Konstruksi 

  1. Mengisi Formulir
  2. Foto copy ijasah terakhir
  3. Foto copy Sertifikat Ahli Muda K3 Konstruksi Kemnaker RI
  4. Sertifikat-sertifikat K3 lainnya yang mendukung Proses Asesmen
  5. Contoh HIRARC dan JSA yang dikerjakan di Proyek Konstruksi
  6. Foto copy KTP

E. Fasilitas :

  • Sertifikat BNSP Keluaran dari LSP K3 Konstruksi yang terakreditasi BNSP & Terverifikasi Kemnaker RI
  • Lunch  & Coffee Break
  • Pulpen
  • ATK Pendukung lainnya

F. Durasi Asesmen Ahli Muda K3 Konstruksi

Asesmen Ahli Muda K3 Konstruksi ini dilaksanakan 1 (Satu) hari